skip to main | skip to sidebar

Shoutmix


ShoutMix chat widget

About me

Foto Saya
ririn saja
ambekan cepat lupa pemaaf
Lihat profil lengkapku

Subscribe To

Postingan
    Atom
Postingan
Komentar
    Atom
Komentar

Archivo del blog

  • ► 2012 (7)
    • ► November (1)
    • ► Oktober (5)
    • ► Januari (1)
  • ► 2011 (6)
    • ► Oktober (1)
    • ► September (2)
    • ► Agustus (1)
    • ► Mei (1)
    • ► Januari (1)
  • ▼ 2010 (14)
    • ► Desember (2)
    • ► November (1)
    • ▼ Oktober (4)
      • untuk kalian
      • c'est la vie -inilah hidup-
      • Je pense donc je suis-aku berpikir maka aku ada-
      • saya sayang umi
    • ► September (2)
    • ► Agustus (1)
    • ► Juli (3)
    • ► Juni (1)

Followers

Diberdayakan oleh Blogger.

hanya kata

Kamis, 07 Oktober 2010

Je pense donc je suis-aku berpikir maka aku ada-

Cogito ergo sum adalah sebuah ungkapan yang diutarakan oleh Descartes, sang filsuf ternama dari Perancis. Artinya adalah: "aku berpikir maka aku ada". Maksudnya kalimat ini membuktikan bahwa satu-satunya hal yang pasti di dunia ini adalah keberadaan seseorang sendiri. Keberadaan ini bisa dibuktikan dengan fakta bahwa ia bisa berpikir sendiri.

Jika dijelaskan, kalimat "cogito ergo sum" berarti sebagai berikut. Descartes ingin mencari kebenaran dengan pertama-tama meragukan semua hal. Ia meragukan keberadaan benda-benda di sekelilingnya. Ia bahkan meragukan keberadaan dirinya sendiri.

Descartes berpikir bahwa dengan cara meragukan semua hal termasuk dirinya sendiri tersebut, dia telah membersihkan dirinya dari segala prasangka yang mungkin menuntunnya ke jalan yang salah. Ia takut bahwa mungkin saja berpikir sebenarnya tidak membawanya menuju kebenaran. Mungkin saja bahwa pikiran manusia pada hakikatnya tidak membawa manusia kepada kebenaran, namun sebaliknya membawanya kepada kesalahan. Artinya, ada semacam kekuatan tertentu yang lebih besar dari dirinya yang mengontrol pikirannya dan selalu mengarahkan pikirannya ke jalan yang salah.

Sampai di sini, Descartes tiba-tiba sadar bahwa bagaimanapun pikiran mengarahkan dirinya kepada kesalahan, namun ia tetaplah berpikir. Inilah satu-satunya yang jelas. Inilah satu-satunya yang tidak mungkin salah. Maksudnya, tak mungkin kekuatan tadi membuat kalimat "ketika berpikir, sayalah yang berpikir" salah. Dengan demikian, Descartes sampai pada kesimpulan bahwa ketika ia berpikir, maka ia ada. Atau dalam bahasa Latin: COGITO ERGO SUM, aku berpikir maka aku ada.


mencoba memahami kalimat itu...walaupun gw pribadi ga terlalu ngerti ,tapi mungkin dari sudut pandang gw yang ga pinter2 amat...gw akan memakai kata itu untuk berprinsip....bahwa ketika otak gw bekerja maka keberadaan gw sebagai manusia adalah nyata...tapi ketika gw membiarkan otak gw ga berpikir maka gw sedang tidak berada di dunia nyata alias ngelamu,tidur,gila,atau mati...


maka gw ga akan menyianyiakan waktu untuk tidak berfikir (kecuali tidur tentunya)...biar gw selalu ada pada dunia nyata sampai pada saatnya gw mati.....

intinya sebenernya gw pngen setiap bagian sel otak gw bekerja untuk hal2 yang bermanfaat dan mendatangkan kebaikan,serta mendapatkan keridhoan dari alloh swt .....semoga hidup gw selalu "ada" karena gw selalu dalam keadaan "berpikir".....

mengacu pada kebiasaan gw suka bengong dan ngelamun dalam waktu yang cukup lama...sementara gw bisa berfikir,belajar,dan melakukan banyak hal pada saat itu..tentu itu adalah kesiasiaan...gw pengen bisa mengontrol dan mengendalikan fikiran gw..bukan gw yang dikendalikan..sehingga membuat gw lalai..

begitupun dengan hati ini karena hubungannya cukup erat dengan pikiran gw...maka gw juga ingin mengontrol hati gw dengan sellau mengingat alloh dan hal2 yang baik...agar hati gw selalu dalam keadan hidup atau "ada"....


saat ini sebenarnya gw sedang dalam keadaan kalut atau sedikit terguncang menghadapi kentaan bahwa gw telah menjadi orang asing untuk orang yang dulu tidak asing bagi gw..dan gw sempet terbawa suasana dengan membiarkan pikaran dan hati gw "ngelamun"...gw mwmbiarkan tubuh gw diam dan menjadi malas...itu buruk sekali..karena gw menyianyiakan waktu tidur gw dengan membiarkan insomnia gw kambuh...meratapi hal yang absurd,dan sudah berlalu,karena tidak bisa diulang atau diperbaiki.

jadinya mulai saat ini mari berpikir agar selalu ada

Diposting oleh ririn saja di 01.31

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Blog Design by Gisele Jaquenod