untuk kamu yang disana
bagaimana bisa begitu berkeras hati
sebegitu enggannya kah untuk sekedar memahami dan mengalah
aku menyayangimu sejak mata saling memandang dan bibir saling berucap
maka bersamamu adalah kebahagiaan dan berada disekitarmu menjadi candu bagiku
aku terllau bahagia menjadi milikmu sampai aku terlalu takut untuk jauh darimu...
dan ini menjadi sulit ketika perbedaan akan paradigma dalam berhubungan membuat perbedaan itu semakin nyata
aku begitu berusaha untuk menjadi yang kamu mau..walaupun kadang aku merasa palsu
hanya demi ingin menunjukan bahwa aku layak dan pantas untuk tetap berada disampingmu
sekarang hanya sedikit aku memohon untuk sekedar memahami apa yang ada dalam diri
memintamu untuk berbesar hati memaafkan..berbesar hati untuk menurunkan sedikit keegoisan itu
tapi entah mengapa dan apa yang telah membuat kamu..menjadi sekeras batu, bahkan aku telah lebih rendah dari tanah yang kamu injak
kamu tetap memalingkan wajah..
aku sakit
kamu juga sakit
mengapa tidak sedikit saja
merendahkan hati dan melihat apa yang yang terjadi padaku...
sungguh detik ini aku masih saja tidak bisa berhenti mengatakan kalau aku menyangimu
tapi jika kebencian itu sudah menutupi hatimu
maka aku menjadi terlalu lelah untuk mengetuknya
Langganan:
Postingan (Atom)
